E-book - Membongkar Gurita Cikeas

Buku Membongkar Gurita Cikeas Akhir-akhir ini memang banyak dibahas di berbagai media baik offline maupun online, buku karangan George J Aditjondro yang sedikit banyak mengupas keterkaitan lingkungan cikeas dengan skandal dana Bank Century beberapa waktu silam ini memang mengundang kontroversi di kalangan masyarakat luas. Banyak opini kemudian merebak karena terbitnya buku ini baik itu opini positif maupun opini negatif, ya bagaimana tidak menjadi kontroversi toh buku ini menyangkutpautkan RI 1 dalam kasus skandal Bank Century yang diduga berkaitan pula dengan dana kampanye SBY.

Image and video hosting by TinyPic
Buku Membongkar Gurita Cikeas adalah buku yang ditulis oleh George Junus Adijtondro, buku ini membahas tentang silang pendapat dugaan kasus Bank century. Buku terbitan Galangpers, Yogyakarta, ini hanya memberikan porsi satu bab untuk membahas keterlibatan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam kasus century. Itupun menyajikan data-data hampir sama dengan yang selama ini beredar di media massa. Alhasil, judul buku karangan George dianggap sekadar mencari sensasi.

Image and video hosting by TinyPic
Terciptanya opini publik karena terbitnya buku ini memang sebuah hal yang lumrah dalam kondisi yang harus serba transparan seperti saat ini namun jika dipandang dari sudut lain buku seperti ini kadang dapat membuat dugan dan spekulasi lain di kalangan-kalangan tertentu khusunya kaum elit politik republik ini. Buku Membongkar Gurita Cikeas ini lebih ramai lagi diperbincangkan ketika secara tiba-tiba menghilang di peredaran pasar, bahkan toko buku besarpun tidak menyediakan buku ini, jelas ini menjadi pertanyaan publik dan tidak dapat ditutupi lagi babak baru opini kedua setelah terbitnya buku ini dimulai dan banyak disuarakan.

Banyak berita pro dan kontra seputar lahirnya buku ini, beberapa kalangan menganggap buku ini sebagai sampah dan hanya merupakan fitnah belaka dan ada kalangan yang menganggap buku ini merupakan sebuah nilai yang bagus untuk menguak salah satu borok yang terjadi di negeri ini, tentunya jika buku ini benar-benar menggunakan fakta sebagai literasi. Wallahu’alam bisshowwab..



***

0 komentar:

Posting Komentar