Benarkah Penciptaan Dinosaurus dan Mahluk Purba Masa Lalu itu Ada??

Begitu banyak hikmah dan kandungan yang maknanya mendalam. Dianjurkan selain membaca terjemahan Al-Qur'an juga membaca tafsir. Untuk memperkaya ilmu dan wawasan semakin banyak baca Al-Qur'an dan tafsirnya semakin nikmat menyelami Kalamullah.

Image and video hosting by TinyPic

Pada masa penciptaan manusia pertama Adam AS. Allah SWT sudah menciptakan Alam semesta, Malaikat, Jin dan penghuni Syurga. Semua kehidupan dibumi tercipta jauh jutaan tahun jaraknya setelah Adam turun kebumi. Nabi adam memang merupakan “manusia pertama” yang di ciptakan allah yang merupakan sebagai khalifah didunia ini tapi bukan merupakan “mahluk pertama” yang diciptakan, karena seperti yang telah kita ketahui bahwa mahluk mahluk yang ciptakan Allah.SWT sebagian memang telah ada dan diciptakan terlebih dahulu sebelum penciptaan manusia.

Ketika nabi Adam dan Hawa melakukan dosa kepada Allah dan Allah mengampuni mereka maka Allah bersabda :

surah Al_Baqarah ayat 30 sehingga ayat 38

"Turunlah kamu ke bumi sebagian dari pada kamu menjadi musuh bagi sebagian yang lain kamu dapat tinggal tetap dan hidup disana sampai waktu yang telah ditentukan."

Dengan demikian bumi sudah ada dan siap untuk dihuni oleh keturunan nabi Adam dan dalam Quran disebutkan bahwa ketika Qobil membunuh Habil. Qobil mengubur Habil dengan contoh burung mengubur lawan bertempurnya. Dengan demikian binatang burung sudah ada menandakan banyaknya hutan dan pepohonan sebagaimana iklim kita sekarang. sedangkan alam dalam zaman Jurasic Dinosaurus disebutkan bahwa rumput belum ada hanya ada tumbuhan Pakis dan binatang burungpun adalah burung purba yang besar.

Burung yang ada ketika zaman dinosaurus adalah adalah burung purba yang giginya ribuan bukan burung sebagaimana kisah Qobil dan Habil sehingga zaman Adam turun ke bumi mungkin sudah sangat jauh dari zaman Dinosaurus.

Mengenai manusia purba, itu bisa jadi merupakan binatang mamalia sejenis Apes atau gorilla purba atau mahluk binatang jenis lain sebelum Allah mengirim nabi Adam ke bumi. Atau mungkin manusia purba tidak ada sama sekali diciptakan, karena akhir-akhir ini seperti yang telah kita ketahui bahwa teori Charles Darwin mengenai Evolusi manusia purba telah runtuh, maka tak heran penganut teori Darwin masih kesulitan mencari "missing link" (makhluk perubahan dari kera ke bentuk manusia) karena memang tak pernah ada.

Namun yang paling memberi pelajaran adalah ketika Allah berfirman :

"Turunlah kamu ke bumi sebagian dari pada kamu menjadi musuh bagi sebagian yang lain kamu dapat tinggal tetap dan hidup disana sampai waktu yang telah ditentukan."

ternyata yang digaris bawahi menjadi bukti dan fakta yang sangat real terjadi dalam sejarah manusia. adakalanya terjadi permusuhan antara manusia yang satu dengan manusia yang lain sampai sekarang Namun Allah berfirman lagi dalam QS Al Baqaroh ayat 30 sehingga ayat 38

" Jika ada petunjuk dari ikutilah petunjuk tsb" sehingga manusia diberi petunjuk oleh Allah baik dalam bentuk lisan oleh nabi maupun berbentuk tulisan dalam kitab suci untuk dapat mengatur kehidupannya sehingga dapat terhindar dan berbahagia dalam menjalani hidup yang penuh dengan permusuhan antar sesama manusia.

Oleh karena itulah kita selalu diajarkan untuk selalu bertakwa yaitu dengan menjalankan semua perintahnya dan menjauhi semua larangannya. Termasuk pula semua sunnah sunnah yang telah diajarkan oleh Rasul kita Muhammad.SAW agar kita selalu diberinya petunjuk agar dapat terhindar dan berbahagia dalam menjalani hidup ini.

Jadi bisa disimpulkan bahwa memang benar adanya mahluk mahluk masa lalu yang diciptakan allah sebelum Allah.SWT menciptakan nabi Adam.AS atau manusia pertama yang turun kebumi. Dan ini pun bisa dibuktikan dengan berbagai temuan temuan fosil yang telah kita ketahui sebagai dinosaurus. Tapi semua kembali lagi ke sang maha pencipta, hanya dialah yang maha tau apa yang akan terjadi atau yang telah terjadi baik dimasa lampau maupun dimasa yang akan datang, kita sebagai manusia yang telah diciptakan allah dengan segala kesempurnaannya dibanding mahluk yang lainnya hanya diberikan kemampuan oleh Allah.SWT untuk memprekdiksi saja sebagian kecil keajaiban yang terdapat dibumi ini, bukan memastikan. Jadi patutlah kita bersyukur atas apa yang diberikannya saat ini.

Wallahu’alam bisshowwab


***

0 komentar:

Posting Komentar