Jumlah Wanita di Akhir Zaman Lebih Banyak di Banding Jumlah Pria ???

Seiring dengan perkembangan zaman, dunia yang kita huni ini semakin menginjak masa tua (hari akhir) Kiamat yang dijanjikan Allah adalah janji yang pasti dan hari itu pasti akan datang. Bebearpa tanda-tanda yang diberikan serta gejala-gelaja yang telah di perlihatkan melalui keadaan bumi saat ini sudah merupakan menjadi bukti akan hari akhir yang semakin akan dekat.

Salah satunya pertanda kiamat dapat dilihat dari hadits Rasulullah saw, Beliau bersabda,

"Sesungguhnya di antara tanda-tanda kiamat ialah hilangnya ilmu dan menyebarluaskannya kebodohan, maraknya perzinahan, diminumnya khamar, banyaknya perempuan dan sedikitnya laki-laki sehingga lima puluh wanita diurus oleh satu pria." (Hadits ini dirawayatkan Imam Tirmidzi dengan status hasan shahih. Juga diriwayatkan dalam shahih Bukhari dan Shahih Muslim)

Berdasarkan hadits tersebut, ada empat hal yang merupakan pertanda kiamat. namun, entah mengapa justru bagian akhir yang paling banyak disorot, yaitu banyaknya jumlah wanita dibanding pria hingga 50:1. tapi benarkah?

Ada beberapa alasan yang memungkinkan mengapa jumlah wanita bisa menjadi lebih dominant diakhir zaman kelak:

1. Ada yang berpendapat bahwa Allah.SWT memang menakdirkan demikian. Pada akhir zaman anak laki-laki sedikit dilahirkan dan anak wanita sangat banyak dilahirkan. Krisis laki-laki akan mengancam eksistensi manusia menjelang jagad raya binasa. Mungkin atas dasar quantitas inilah Allah.SWT yang maha mengetahui atas ciptaannya dari awal sudah memperbolehkan atau menghalalkan berpoligami bagi laki-laki, Allah.SWT berfirman :

".... maka kawinilah wanita-wanita (lain) yang kamu senangi: dua, tiga atau empat. Kemudian jika kamu khawatir tidak dapat berlaku adil (dalam hal-hal yang bersifat lahiriah jika mengawini lebih dari satu), maka kawinilah seorang saja atau budak-budak yang kamu miliki. Yang demikian itu lebih dekat kepada tidak berbuat aniaya" (Qs : An Nisa : 3 )
`
Image and video hosting by TinyPic

2. Peperangan mengakibatkan banyaknya pria tewas. Pendapat ini didukung Ibnu Hajar dalam kitab Fathul Bariy dengan menyebut sedikitnya laki-laki karena fitnah yang menimbulkan peperangan. Kitab Syarah an-Nawawy 'ala Muslim juga berpendapat sama : banyaknya kaum wanita karena kaum pria pergi berperang. Pria identik dengan korban peperangan

Image and video hosting by TinyPic

3. Analisa menyebutkan sejumlah kawasan memungkinkan jumlah perempuan lebih banyak. Jurnal Royal Society Biology Letters menunjukkan orang yang tinggal di daerah tropis memiliki anak perempuan lebih banyak.

Dr. Navara yang telah meneliti rasio jenis kelamin dari 202 negara selama 10 tahun terakhir berasumsi, penyebabnya mungkin karena udara yang lebih panas atau hari yang lebih panjang. (lihat www.BBC.co.uk)

Image and video hosting by TinyPic

4. Janin perempuan diyakini memang lebih tangguh ketimbang janin laki-laki, hingga lebih berpeluang lahir selamat ke dunia. selain itu, soal imunitas atau kekebalan tubuh wanita juga lebih tangguh mengahadang penyakit hingga kemungkinan umurnya lebih panjang.

Image and video hosting by TinyPic

5. Bumi yang kita tempati saat ini sudah disesaki berbagai jenis racun. Salah satunya wabah pencemaran organik yang persisten (POPs) yang lebih doyan menyerang laki-laki.

Prof. Dr. Juli Soemirat, pakar kesehatan lingkungan ITB, menyebutkan bahwa racun dioksin dan POPs lainnya mengakibatkan kualitas sperma menurun hingga 50 persen. Sperma yang ada pun tidak normal. Tahun 2005-2007, di Amerika, Jepang dan Kanada kelahiran bayi laki-laki berkurang 50 persen. Dua pertiga dari janin yang keguguran adalah laki-laki.

Image and video hosting by TinyPic

Sebenarnya masih banyak lagi alasan-alasan yang bisa dijadikan kemungkinan, tapi yang terpenting dari semua itu ialah bagaimana kita menghadapi hari akhir yang memang pasti akan terjadi kelak serta bagaimana kita agar bisa mempertebal keimanan kita kepada Allah.SWT untuk menghadapi hari akhir kelak. Semoga kita adalah termasuk hamba-hambanya yang terpilih dan memperoleh ridhonya. Amiin..


***

1 komentar:

  1. Gak ah, malah di beberapa negara Asia, janin wanita digugurin, sehingga jumlah laki-laki semakin banyak. Secara umum juga kelahiran bayi laki-laki lebih banyak. Nih data sensus dunia terbaru:

    Sex ratio

    at birth: 1.07 male(s)/female
    under 15 years: 1.07 male(s)/female
    15-64 years: 1.02 male(s)/female
    65 years and over: 0.79 male(s)/female
    total population: 1.01 male(s)/female (2011 est.)

    http://www.indexmundi.com/world/demographics_profile.html

    perempuan jg byknya pd usia tua, emg ada yg mau plogami sama nenek2?????, kalau ada baguslah.

    BalasHapus