BPM 37093, Bintang batu permata terbesar dialam semesta

Sebuah bintang disinyalir memiliki inti berupa permata yang terbesar di alam semesta dan secara resmi diberi nama BPM 37093. Bintang ini mulai diamati sejak tahun 1960-an. BPM 37093 merupakan sebuah bintang yang berdiameter 2.500 mil dan terletak di gugusan bintang Centaurus yang berjarak 50 tahun cahaya (500 triliun km) dari bumi dan tergolong kedalam bintang “dwaft” atau cebol dengan kenampakan bentuk yang berwarna putih.

Image and video hosting by TinyPic

Penemuan akan bintang dwarf ini dikabarkan dilakukan oleh beberapa ilmuwan asal Amerika Serikat Micter Kaerf, Monger Marry dari Universitas Combridge, Inggris, dan ilmuwan asal Brasil yakni Kannan sehari sebelum menjelang hari Valentine. Banyak orang yang menyebut bintang ini sebagai Lucy yaitu sebuah nama yang diambil dari lagu the Beatles “Lucy in the Sky With Diamonds.”.

Pada awal jutaan tahun yang lalu, bintang ini diperkirakan memiliki ukuran dan sinar cahaya yang sama seperti matahari namun karena terjadi perubahan struktur inti, bintang ini kehabisan bahan bakarnya nuklir sehingga mati dan menyusut.

Bintang ini memiliki inti yang berupa karbonkristal (batu permata) yang berdensitas eksra tinggi serta bagian luar yang diselimuti dengan lapisan hidrogen dan helium. Berat dari permata tersebut diperkirakan 2.270 triliun ton dan itu adalah sekitar 10 triliun karat atau 10 dipangkatkan 34 karat jika dibandingkan dengan permata yang paling besar di dunia yaitu hanya sekitar 530 karat yang merupakan bagian dari mahkota Inggris. Tapi sayangnya, permata pada bintang ini tersembunyi di bawah lapisan gas hidrogen dan helium dengan inti permata sekitar 50-90 massa bintang.

Image and video hosting by TinyPic

Selama 40 tahun ini, astronom selalu beranggapan bahwa inti bintang dwaft putih ini akan mengkristalisasi seiring dengan turunnya suhu, namun bukti yang akurat semuanya sulit diamati. Tapi, Micter telah menghitungnya bahwa inti dari bintang dwarf ini memang sudah mengkristal melalui getaran pulsasi dari bintang ini sendiri dan pada tahun 2004, Travis Metcalfe dan tim peneliti di Harvard. Smithsonian Center for Astrophysics melakukan penelitian estimasi berdasarkan pengamatan asteroseismological, bahwa sekitar 90% dari 37.093 massa BPM telah menjadi kristal.

Berdasarkan perkiraan yang dilakukan pada bintang BPM 37093 ini, hal yang sama juga diperkirakan akan terjadi pada matahari kita sekitar 5 milyar tahun yang akan datang dimana matahari juga akan kehabisan bahan bakar yang akhirnya bernasib seperti BPM 37093. Benarkah?? Wallahu’alam bisshowwab.


***

0 komentar:

Posting Komentar